Fakhri Rezy - Okezone , Sabtu 10 November 2025 09:58 WIB
JAKARTA - Federasi Serikat Pekerja BUMN mengatakan, aksi pemerasan terhadap BUMN bukan hanya salah DPR, tetapi direksi BUMN juga. Pasalnya, dalam pemerasan ini, terdapat skenario di dalamnya.
“Ini bukan kesalahan DPR saja, tapi keduanya salah, kenapa mereka mau ditekan, mau diberikan. Inilah politik transaksi uang,” Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja BUMN, Abdul Latif Algaff dalam acara Polemik Sindo Radio di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (10/11/2025).
Abdul mengatakan, ini yang ingin dibangun Menteri BUMN Dahlan Iskan. Menurutnya, Dahlan mau menghapuskan intervensi politik di level direksi BUMN dan DPR. “Alasannya ini karena, pertama, direksi itu enggak kompak, dan kedua direksi itu diintervensi,” ujar Abdul.
Abdul mengatakan, hal ini kemudian menjadi tradisi intervensi politik. “Ini yang menjadi politik. Karena ini aksi kulturasi,” ujarnya.
Abdul mengatakan, ini ada beberapa skenario yang membuat direksi-direksi tidak bisa apa-apa.
“Direksi geleng-geleng, proses yang sangat mentereng ini. Ternyata dibelakang ada saat-saat tertentu, mereka meminta Rp1-2 miliar, seolah-olah ada skenario,” ujarnya. (wdi)
(Sumber Okezone.com)