Federasi Serikat Pekerja BUMN

SP Semen Baturaja: Bergerak dengan Penuh Dinamika

Posted By admin on September 4th, 2012 on Figur, Kajian khusus, Sorot, Wajah | 0 Comment

Pada akhir 2011 kemarin, hubungan Serikat Pekerja Semen Baturaja (SKSB) sempat agak memanas. Melalui SP, karyawan PT Semen Baturaja mengajukan usul kenaikan gaji, karena dalam lima tahun terakhir, kinerja perusahaan terus menanjak. Manajemen merasa tidak nyaman dengan tuntutan itu.

Gesekan pun tak terelakkan. Namun, dengan dialog intensif, pihak manajemen dan SP akhirnya menemukan kata sepakat. “Sekarang, keadaannya sudah konsusif lagi,” ujar Dedi Marzoni, Ketua SPSB.

Menurut pria kelahiran Baturaja, 25 Mei 1977 itu, hubungan industrial di lingkungan PT Semen Baruraja, selalu bergerak dinamis. Dedi mengibaratkan, antara manajemen dengan SP, seperti ayah dan anak. “Biasalah. Sang ayah kadang sedikit marah pada ulah anaknya, tapi di lain waktu ia juga bisa memahami tuntutan anaknya,” ujar Dedi, yang didapuk memimpim SPSB pada September 2011.

Menjalankan roda organisasi SPSB sendiri, tidak mudah. Selain dituntut untuk mampu menjembatani kepentingan karyawan dan manajemen, pengurus SPSB harus cermat dengan godaan pribadi kelompok tertentu, yang berniat memanfaatkan organisasi untuk kepentingan kelompoknya. “Karena bagaimana pun, SP merupakan organisasi strategis di perusahaan,” cetus Dedi.

Dengan adanya Perjanjian Kerja Bersama (PKB), peran SP sebetulnya lebih banyak monitoring, untuk memastikan PKB berjalan sesuai dengan seluruh poin kesepakatan di dalamnya. Namun, tetap saja, pada pelaksanaan itulah kadang terjadi beda persepsi antara karyawan dan manajemen. “Kadang-kadang, beda persepsi itu lebih disebabkan oleh miskomunikasi saja,” ucap Dedi, “Karena itu, penting sekali bagi SP untuk melakukan komunikasi secara intens, baik ke manajemen maupun karyawan.”

Untuk komunikasi dengan manajemen, SPSB tidak hanya melakukannya lewat jalur formal, tetapi juga informal. Jika yang akan disampaikan pada manajemen adalah sebuah masalah, SPSB selalu melakuran verifikasi terhadap masalah tersebut, dengan mencari dan memperlajari seluruh data dan informasi, dan menghubungkannya dengan berbagai ketentuan yang ada. “Kami tidak mau menyampaikan masalah yang masih mentah,” tegas Dedi, yang sudah 15 tahun berkarir di PT Semen Batu Raja.

Untuk masalah yang bersifat personal seperti kenaikan pangkat yang terlambat, tidak semuanya diselesaikan dengan bantuan SPSB. Kadang karyawan menghadap manajemen sendiri. “Tapi kami selalu siap membantu, kalau karyawan bersangkutan meminta secara langsung,” ujar Dedi, “Namun untuk masalah bersifat umum yang terkait dengan kepentingan seluruh atau sebagian besar karyawan, SPBN langsung turun tangan.

SPSB berdiri pada 20 Maret 1999. Dengan keanggotaan secara suka rela, saat ini sekitar 87 persen, dari seluruh karyawan tetap PT Semen Batu Raja yang berjumlah 600 orang.

  • Sambutan

    Salam Pekerja !
    Selamat datang di website Federasi Serikat Pekerja BUMN. Website ini berdiri sejak Mei 2012 dengan harapan agar dapat memberikan informasi dan juga sebagai media komunikasi khususnya bagi para anggota dan masyarakat luas pada umumnya.
    Karena itu apabila ada saran dan kritikan yang dapat membangun demi kebaikan kita semua kami akan sangat menghargainya, karena semuanya dari kita untuk kemajuan kita bersama.
    Terima kasih.
  • Facebook